Jumat, 11 Desember 2009

Akalifa (Acalypha wilkesiana Muell. Arg.)

ACALYPHA WILKESIANA MUELL. ARC.


Botani

Sinonim : Acalypha tricolor Hort. ex Seem.

Klasifikasi
Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledoneae
Bangsa : Euphorbiales
Suku : Euphorbiaceae
Marga : Acalypha
Jenis : Acalypha wilkesiana Muell. Arg.

Nama umum/dagang : Akalifa

Nama daerah
Jawa : Akalifa (Jawa)

Deskripsi
Habitus : Perdu, tahunan, tinggi ± 5 m.

Batang : Tegak.berkayu, bulat, halus, percabangan simpodial, ranting berambut, coklat.

Daun : Tunggal, berseling, lonjong, tepi bergerigi, ujung meruncing, pangkal rata, berberbintik-bintik, panjang 4-17 cm, lebar 2-12 cm, pertulangan menyirip, tangkai bulat, berambut, panjang 1-2 cm, ungu.

Bunga : Majemuk, bentuk bulir, berkelamin dua, di ketiak daun.kelopak bentuk mangkok, kecil, ungu, benang sari kecil, duduk dalam gelendong sepanjang sumbu bulir, putik bertangkai, putih.mahkota bertaju, ungu, masing-masing terbagi tiga, ungu.

Buah : Kotak, beruang tiga, berambut, merah.

Biji : Bentuk ginjal, hitam.

Akar : Tunggang, coklat.

Khasiat
Daun Acalypha wilkesiana digunakan untuk membersihkan noda-noda pada kulit. Untuk membersihkan noda-noda pada kulit dipakai ± 10 gram daun segar Acalypha wilkesiana, dicuci, ditambah kapur dan gambir sedikit, dilumatkan, kemudian dioleskan pada noda-noda di kulit.

Kandungan kimia
Daun, bunga dan batang Acalypha wilkesiana mengandung saponin, di samping itu daun dan bunganya juga mengandung flavonoida dan tanin dan batangnya juga mengandung polifenol.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ayo tulis komentar donk