Senin, 16 Agustus 2010

etnobotani

Apa yang dimaksud Etnobotani ?
Sejak 1895 konsepsi tentang etnobotani masih sulit untuk didefinisikan
Ketika ada laporan tentang penggunaan tumbuhan oleh penduduk Aborigin meliputi cara memahami, mengatur dan menggunakannya serta menemukan hubungan timbal balik antara manusia dengan tumbuhan maka sudah ada gambaran tentang Etnobotani (Harshberger, 1896)

Etnobotani :
dipertimbangkan dengan betul-betul untuk melingkupi semua kajian yang berkaitan dengan hubungan mutualistik antara tumbuhan dengan manusia
Semua kajian yang mendeskripsikan interaksi penduduk lokal dengan lingkungan alami (Martin, 1995)

Etnobotani terkait dengan :
pengetahuan tradisional
kearifan lokal (local wisdom)
filosofi budaya lokal

Apa yang dapat dikembangkan ?
Penelitian etnobotani diarahkan pada :
Penggalian informasi budaya
Penemuan filosofi budaya

Pada akhirnya : Filosofi budaya membawa perubahan dan kemajuan dalam sain dan teknologi

Oleh karena itu ….
Etnobotani tidak boleh dipandang sebagai informasi yang bersifat kuno tetapi di dalam kajian etnobotani terkait dengan perkembangan ilmu pengetahuan untuk memanfaatkan tumbuhan dengan penelitian-penelitian ke aras yang lebih dalam (molekular)

Keanekaragaman Hayati (Biodiversity)
Biodiversity meliputi :
Keanekaragaman jenis
Keanekaragaman di dalam jenis
Keanekaragaman ekosistem
Keanekaragaman budaya (di dalamnya terdapat pengetahuan lokal dengan kearifannya)

Batasan Lingkungan Hidup
UU No 4/1982 (Pokok-pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup) : “kesatuan ruangan dengan semua benda, daya, keadaan makhluk hidup termasuk di dalamnya manusia dengan perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya”

Jadi : pengetahuan tradisional dengan kearifannya wajib dikonservasi
Konservasi : perlindungan, pelestarian dan pemanfaatan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ayo tulis komentar donk