Selasa, 02 Maret 2010

karpaina

Karpaina merupakan suatu alkaloid golongan true alkaloid, kelompok piperidina. Rumus bangunnya adalah . Alkaloid karpaina terdapat paling banyak dalam tumbuhan suku Caricaceae, yaitu Carica papaya.Linn atau yang kita kenal sebagai pepaya. Hampir semua bagian dari Carica papaya mengandung alkaloid karpaina, tapi dalam makalah ini akan dibicarakan lebih spesifik mengenai daun pepaya atau dengan nama simplisia Carica papaya folium. Alkaloid karpaina merupakan alkaloid konstituen pertama yang terkandung dalam Carica papaya. Selain itu juga terdapat pseudokarpaina, karposid, dan enzim papain. Secara umum, kegunaan dari alkaloid karpaina yang terkandung dalam daun pepaya adalah untuk merangsang nafsu makan. Dalam makalah ini, akan diuraikan lebih jelas mengenai alkaloid karpaina dalam Carica papaya folium.
NAMA SIMPLISIA
Carica papaya folium
ASAL SIMPLISIA
Karpaina berasal dari Carica papaya .Linn, yang terdapat terutama pada daun,selain itu terdapat pula pada akar,dan getahnya. Carica papaya merupakan spesies dari kelas dikotil. Berikut adalah profil dan klasifikasi dari Carica papaya:
Divisi : Spermatophyta
Anak divisi : Angiospermae
Kelas : Dikotil
Anak kelas : Sympetalae
Bangsa : Apocynales
Suku : Caricaceae
Marga : Carica
Jenis : Carica papaya
Nama lokal : Pepaya
(Gembong,2005)
Nama lainnya : Gedang (Sunda); Kates (Jawa); Peute, Betik, Ralempaya, Punti kayu (Sumatera); Pisang malaka, Bandas, Manjan (Kalimantan); Kalujawa, Padu (Nusa Tenggara); Kapalay, Kaliki, Unti jawa (Sulawesi); Papaw tree; Papaya; Papayer; Melonenbaum; Fan mu gua (luar Indonesia).
Carica papaya merupakan tumbuhan yang berbatang tegak dan basah. Carica papaya menyerupai palma, bunganya berwarna putih dan buahnya yang masak berwarna kuning kemerahan, rasanya seperti buah melon. Tinggi pohon Carica papaya dapat mencapai 8 sampai 10 meter dengan akar yang kuat. Helaian daunnya menyerupai telapak tangan manusia. Apabila daun Carica papaya tersebut dilipat menjadi dua bagian persis di tengah, akan nampak bahwa daun Carica papaya tersebut simetris. Rongga dalam pada buah Carica papaya berbentuk bintang apabila penampang buahnya dipoting melintang. Tanaman ini juga dibudidayakan di kebun-kebun luas karena buahnya yang segar dan bergizi.
Karena mudah dipelihara dan tidak mengenal musim, harga Carica papaya memang jauh lebih murah dibandingkan dengan buah lain. Meski harganya murah, manfaat yang dikandungnya ternyata sangatlah besar. Bahkan, setiap bagian tanaman, mulai dari buah, daun, hingga getahnya, dapat dimanfaatkan untuk beragam kebutuhan.
DAERAH PENYEBARAN
Asal tanaman Carica papaya tidak diketahui secara pasti namun dipercaya berasal dari Amerika Tropis,mungkin Meksiko selatan dan Amerika tengah yang sekarang tersebar luas di kawasan Asia. Carica papaya termasuk tanaman yang cepat tumbuh dan berbuah banyak. Di daerah tropis, pembuahan pertama dapat berlangsung kurang dari satu tahun dan kemudian berbuah sepanjang tahun. Jumlah buah bisa mencapai 50-150 per pohon setahun. Tumbuhan ini juga banyak tumbuh di dataran rendah hingga 1.000 meter di atas permukaan laut, terutama di daerah yang subur.
KANDUNGAN KIMIA
▪ Kandungan umum
Enzim papain, alkaloid karpaina, pseudo karpaina, glikosid, karposid, saponin, beta karotene, pectin, d-galaktosa, l-arabinosa, papain, papayotimin papain, vitokinose, glucoside cacirin, karpain, papain, kemokapain, lisosim, lipase, glutamin, siklotransferase.
▪ Kandungan pada 100 gram buah Carica papaya masak
Kalori 46 kalori - Vitamin A 365 SI - Vitamin B1 0,04 mg - Vitamin C 78 mg - Kalsium 23 mg - Hidrat Arang 12,2 gram - Fosfor 12 mg - Besi 1,7 mg - Protein 0,5 mg - Air 86,7 gram
▪ Kandungan pada 100 gram buah Carica papaya muda
Kalori 26 kalori. - Lemak 0,1 gram - Protein 2,1 gram - Hidrat Arang 4,9 gram - Kalsium 50 mg - Fosfor 16 mg - Besi 0,4 mg - Vitamin A 50 SI - Vitamin B1 0,02 mg - Vitamin C 19 mg - Air 92,4 gram
Disamping itu buah Carica papaya juga mengandung unsur antibiotik, yang dapat digunakan untuk pengobatan tanpa ada efek sampingannya, juga mengandung unsur yang dapat membuat pencernaan makanan lebih sempurna, disamping memiliki daya yang dapat membuat air seni bereaksi asam, yang secara ilmiah disebut zat caricaksantin dan violaksantin.
▪ Kandungan dalam daun Carica papaya
Mengandung berbagai macam zat, antara lain : - Vitamin A 18250 SI - Vitamin B1 0,15 mg - Vitamin C 140 mg - Kalori 79 kal - Protein 8,0 gram - Lemak 2 gram - Hidrat Arang 11,9 gram - Kalsium 353 mg - Fosfor 63 mg - Besi 0,8 mg - Air 75,4 gram.
Kandungan carposide pada daun pepaya berkhasiat sebagai obat cacing. Juga mengandung enzim papain, alkaloid karpaina, pseudo-karpaina, glikosid, karposid, sakarosa, dekstrosa, levulosa. Alkaloid karpaina mempunyai efek seperti digitalis.

▪ Kandungan dalam biji Carica papaya
Papain, kemokarpain, lisosim, lipase, glutamin, siklotransferase.
Disamping bagian bagian di atas,akar dan getah Carica papaya juga mengandung zat papayotin, karpain, kautsyuk, karposit dan vitamin.
PROFIL KARPAINA
Karpaina merupakan golongan true alkaloid karena termasuk dalam turunan asam amino dan memiliki sturktur heterosiklik. Berdasarkan kerangka dasarnya karpaina termasuk kedalam kelompok piperidina karena mempunyai 2 cincin laktonat juga mempunyai 7 kelompok rantai metilen.


CARA ISOLASI
a. Bahan yang dibuat serbuk diekstraksi dengan air atau alkohol cair yang mengandung dilute acid. Pigmen dan bahan –bahan lain yang tidak diinginkan terpisah karena penggojogan dengan kloroform atau pelarut organic lain. Alkaloid bebas kemudian diendapkan dengan penambahan sejumlah sodium bikarbonat atau ammonia dan dipisahkan dengan filtrasi atau ekstraksi dengan pelarut organic. (Trease and Evans,1989)
b. Daun Carica papaya tua diekstraksi dengan cara maserasi dengan pelarut etanol-air (1:3). Maserasi dilakukan selama 3 hari terlindung dari cahaya matahari sambil seringkali diaduk agar kondisi kesetimbangan segara dicapai,diasumsikan bahwa selama 3 hari senyawa kimia dalam bahan sudah tersari dengan sempurna.( Muhammad Yanuar,2005)
KEGUNAAN
Dari hasil uji farmakologi, diketahui bahwa alkaloid karpain mempunyai aktivitas sebagai anti amuba dan anti bakteri. Diketahui pula salah satu kandungan dari Carica papaya, yaitu enzim papain bersifat antitumor. Namun,peran itu diemban oleh kandungan senyawa karpain, alkaloid bercincin laktonat dengan 7 kelompok rantai metilen. Dengan konfigurasi itu, tak hanya tumor dan penyakit kulit yang disembuhkannya. Karpain juga ampuh menghambat kinerja beberapa mikroorganisme. Karpain mencerna protein mikroorganisme dan mengubahnya menjadi senyawa turunan bernama pepton. Inang pun kekurangan makanan dan mati. Itulah yang terjadi pada Mycobacterium tuberculosis, penyebab penyakit TBC, virus disentri Komagome B III (Ichikawa), dan Typhoid bacilli, penyebab typus.

Dosis 0,01% karpain dalam etanol menghambat perkembangan lymphoid dan lymphosis leukemia. Selain tumor, karpain bisa menurunkan tekanan darah dan pacu jantung. Itu sebabnya pengidap penyakit jantung mengasup 0,01 g/hari; hipertensi, 20 mg/hari karpain hidroklorida.
Ekstrak daun Carica papaya juga mengandung karpain yang bermanfaat sebagai antibakteri, yang diduga dapat berperan sebagai senyawa aktif sediaan antijerawat.
Berdasarkan hasil penelitian, gel ekstrak daun Carica papaya efektif terhadap Staphylococcus epidermidis sebanyak 8,65. cfu/mL, tetapi tidak efektif terhadap Propionibacterium acnes sebanyak 2,7. cfu/mL. Hal ini berarti bahwa gel ekstrak daun Carica papaya bermanfaat untuk mencegah bertambah parahnya jerawat, yaitu mencegah terjadinya infeksi sekunder oleh Staphylococcus epidermidis.
Carica papaya dengan kandungan kimianya juga memiliki khasiat sebagai obat tradisional, yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Dengan pengolahan berbeda untuk masing-masing penyakit. Berikut adalah contoh penyakit-penyakit yang dapat diobati oleh kandungan kimia Carica papaya:
▪ Akar : Antihelmintikum, diuretikum.
▪ Biji : Antihelmintikum, emenagoga ( perangsang haid ).
▪ Buah : Memacu pencernaan, kholagoga ( merangsang keluarnya cairan empedu ) sumber vitamin C dan beta karoten.
▪ Daun : menambah nafsu makan.
▪ Getah : Proteolitik, merangsang rasa lapar.

Selain itu, Carica papaya juga berkhasiat untuk mengobati penyakit: batu ginjal,hipertensi,malaria.keputihan,kekurangn ASI, rematik, malnutrisi, gangguan saluran kencing, haid berlebihan, sakit perut saat haid, disentri, diare, jerawat, ufanan.
Berikut adalah cara pemakaian dan penggunaan daun Carica papaya untuk terapi beberapa penyakit tersebut:

1. Batu ginjal
Bahan: 7 lembar daun Carica papaya.
Cara membuat dan menggunakan : memakai formula 3-5-7 plus,artinya:
Hari pertama,3 lembar daun Carica papaya yang masih segar direbus dengan air secukupnya,kemudian air rebusan daun Carica papaya tersebut diminum 1 gelas sekaligus.
Hari kedua,5 lembar daun Carica papaya yang masih segar direbus dengan air secukupnya,kemudian air rebusan daun Carica papaya tersebut diminum 1 gelas sekaligus.
Hari kedua,7 lembar daun Carica papaya yang masih segar direbus dengan air secukupnya,kemudian air rebusan daun Carica papaya tersebut diminum 1 gelas sekaligus.
Untuk menutupnya ditambah dengan minum air kelapa muda,yang dipilih dari buah kelapa hijau (Cocos nucifera).
2. Hipertensi
Bahan : 2 potong akar Carica papaya.
Cara membuat : direbus dengan 1 liter air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas,kemudian disaring.
Cara menggunakan : diminum 2 kali sehari 1 cangkir.
3. Malaria
Bahan : 1 lembar daun Carica papaya,tempe busuk sebesar ibu jari,garam secukupnya. Cara membuat : semua bahan tersebut ditumbuk halus,kemudian diperas dan disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan : diminum 1 kali sehari selama 7 hari berturut-turut
4. Keputihan
Bahan : 1 lembar daun Carica papaya ,1 potong akar rumput alang-alang ( Imperata cylindrica L. ),adas ( Foeniculum vulgare Mill ) secukupnya.
Cara membuat : daun Carica papaya dicincang halus,kemudian direbus bersama bahan lainnya dengan 1,5 liter air sampai mendidih dan disaring.
Cara menggunakan : diminum 1 kali sehari 1 gelas dan dilakukan secara teratur.
5. Rematik
Bahan : 2 potong akar Carica papaya,lembar daun Carica papaya.
Cara membuat : kedua bahan tersebut ditumbuk halus,kemudian direbus dengan 1 liter air sampai mendidih dan disaring.
Cara menggunakan : diminum 1 gelas sehari pada sore hari.

6. Malnutrisi
Bahan : 1 lembar daun Carica papaya.
Cara membuat : direbus dengan 1 liter air sampai mendidih,kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan : diminum pada balita 2 sendok makan setiap hari.
7. Gangguan saluran kencing
Bahan : 3 potong akar Carica papaya.
Cara membuat : direbus dengan 1 liter air sampai mendidih,kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan : diminum 1 kali sehari 0,5 gelas.
LAIN-LAIN
Untuk keperluan pengobatan,khususnya untuk pengobatan malaria,diambil Carica papaya dari bagian-bagian pohon jantan karena dari hasil analisis diketahui bahwa jantan memiliki kadar K, Ca dan Fe lebih tinggi dibandingkan dengan Carica papaya betina.
Kulit Carica papaya muda kalau terluka mengeluarkan getah yang disebut getah Carica papaya dan mempunyai sifat-sifat menyembuhkan. Harus dijaga agar tidak terkena mata karena bisa menyebabkan kebutaan.
Bunganya juga makanan sehat yang membersihkan darah dan menimbulkan nafsu makan.
Alkaloid karpaina yang terkandung dalam pepaya juga memiliki toksisitas,yaitu:
▪ lokal iritasi
▪ abortikum
▪ menyebabkan bradikardi atau melemahkan detak jantung
▪ menyebabkan depresi

DAFTAR PUSTAKA
Anonim a,2008,Pepaya,tersedia[online] http://www.iptek.net.id/ind/pd.tanobat/view.php?id=33
(diakses tanggal 10 Mei, pukul 11.08)
Anonim b,2008,Khasiat obat tanaman papaya,tersedia[online] http://www.andrie-project.com/khasiat- obat-tanaman pepaya.html (diakses tanggal 10 Mei pukul 11.08)
Anonim c,2008,Pepaya,tersedia[online] http://www.warintek.ristek.go.id/pangan_kesehatan/tanaman/lipi_pdii/pepaya.htm (diakses tanggal 10 Mei pukul 11.08)
Anonim d, 2008, Getah sejuta manfaat,tersedia[online] http://www.trubus-online.co.id/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=8&artid=222 (diakses tanggal 10 Mei pukul 11.08)
Anonim e,2008, Karpain,tersedia[online] http://www.damandiri.or.id/file/sistihafsahipbbab1.pdf (diakses tanggal 10 Mei pukul 11.08)
Anonim f,2008,Karpaina,tersedia[online] http://209.85.175.104/search?q=cache:LfOj3qDS4H0J:perkebunan.litbang.deptan.go.id/upload.files/File/publikasi/warta/warta_Vol_13_No.1_2007.pdf+antitumor,karpaina&hl=id&ct=clnk&cd=2&gl=id&client=firefox-a(diakses tanggal 10 Mei pukul 11.08)
Koppenburg, J-Versteegh.1983. Petunjuk Lengkap Mengenai Tanam-tanaman di Indonesia dan
Khasiatnya sebagai Obat. Yogyakarta:CD RS Bethesda
Tjitrosoepomo,Gembong,2005,Taksonomi Tumbuhan (Spermatophyta),
Yogyakarta:Gadjah Mada Univesity Press
Trease and Evans,1989, Pharmacognosy,London:English Language Book Society
Yanuar,Muhammad,2005, Uji Daya Anthelmintik Ekstrak Etanolik Daun Pepaya(Carica papaya L.) Terhadap Cacing Ascaridia galli Schrank Secara In Vitro Serta Profil Kromatografinya, Yogyakarta:Skripsi,Fakultas Farmasi Gadjah Mada
Yuniarti,Titin,2008,Ensiklopedia Tanaman Obat Tradisional,Yogyakarta:Media Pressindo



RESUME
▪ Nama simplisia
Carica papaya folium ( yang mengandung Alkaloid Karpaina)
▪ Asal simplisia
Karpaina berasal dari Carica papaya, terutama bagian daun. Namun juga terdapat pada bagian akar dan getahnya.
▪ Daerah penyebaran
Asal tanaman Carica papaya tidak diketahui secara pasti namun dipercaya berasal dari Amerika Tropis,mungkin Meksiko selatan dan Amerika tengah yang sekarang tersebar luas di kawasan Asia.
▪ Kandungan kimia
Kandungan umumnya adalah: Enzim papain, alkaloid karpaina, pseudo karpaina, glikosid, karposid, saponin, beta karotene, pectin, d-galaktosa, l-arabinosa, papain, papayotimin papain, vitokinose, glucoside cacirin, karpain, papain, kemokapain, lisosim, lipase, glutamin, siklotransferase.
▪ Cara isolasi
a. Bahan yang dibuat serbuk diekstraksi dengan air atau alkohol cair yang mengandung dilute acid yang akan mengendapkan alkaloid bebas dengan penambahan sejumlah sodium bikarbonat atau ammonia dan dipisahkan dengan filtrasi atau ekstraksi dengan pelarut organic.
b. Daun Carica papaya tua diekstraksi dengan cara maserasi dengan pelarut etanol-air (1:3). Maserasi dilakukan selama 3 hari terlindung dari cahaya matahari sambil seringkali diaduk agar kondisi kesetimbangan segara dicapai,diasumsikan bahwa selama 3 hari senyawa kimia dalam bahan sudah tersari dengan sempurna.
▪ Kegunaan
Menambah nafsu makan, antihelmintikum, diuretikum, emenagoga (merangsang haid), memacu penernaan, mernagsan keluarnya cairan empedu (kholagoga), sumber vitamin C dan ß-karoten,dan proteolitik.
▪ Lain lain
Alkaloid karpaina yang terkandung dalam pepaya juga memiliki toksisitas,yaitu: lokal iritasi, abortikum, menyebabkan bradikardi ( melemahkan detak jantung ), dan menyebabkan depresi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ayo tulis komentar donk